Kemampuan Khusus (Bakat)

Bakat adalah suatu kemampuan khusus yang dimiliki oleh setiap individu. Bakat dapat berkembang dan menonjol bilamana dilakukan latihan secara terus menerus. Bakat yang berkembang dpat menjadikan sebuah profesi bagi pemilikmya. Setiap individu sebaiknya memahami bakat yang ada dalam dirinya, sehingga dapat memilih profesi yang sesuai dengan bakatnya. Bakat dapat dilihat melalui tes psikologi atau non tes.
Differential Aptittude Test (DAT) merupakan tes bakat, dirancanga dan dipergunakan dalam konseling bagi siswa usia SMP dan SMA (Benneth H, 1982). Tes tersebut membagi bakat dalam bidang :
1. Verbal : untuk melihat seberapa baik seseorang dapat mengerti ide – ide dan konsep – konsep, dan seberapa mudah seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah dalam bentuk kata – kata.
2. Numerik : untuk melihat seberapa beik seseorang dapat mengerti ide – ide dan konsep – konsep, dan seberapa mudsh seseorang dapat berpikir dan memecahkan masalah dalam bentuk angka – angka.(Terkait dengan kemampuan menyelesaikan tugas matematika, ilmu alam,kimia dan sejenisnya)
3. Skolastik : gabungan antara kemampuan berpikir verbal dan numerik. Kombinasi keduanya menjadi penduga yang baik bagi penyelesaian tugas – tugas dalam mata pelajaran akademik, dan penyelesaian studi di perguruan tinggi. (skolastik dapat digunakan untuk menyeleksi siswa program “keberbakatan” = gifted, dan dapat mengidentifikasikan siswa – siswa yang akan melanjutkan ke pendidikan dan pelatihan lebih tinggi; Benneth 1952, 1982).
4. Abstrsk : untuk mengetahui seberapa baik dan mudah, seseorang memecahkan masalah – masalah dengan menggggunakan diagram, pola atau rancangan, disajikan dalam ukuran, bentuk dan posisi. (bersama tes relasi ruang dan mekanik dapat meramalkan jenis – jenis pekerjaan bidang permesinan, teknik, perindustrian).
5. Relasi ruang : sebarapa baik seseorang adapat memvisualkan, mengamati, membentuk gambaran mental dari obyek – obyek dengan melihat pola dua dimensi, dan berpikir dalam tiga dimensi.
6. Mekanik : untuk mengetahui seberapa mudah seseorang memahami prinsip – prinsip umum ilmu pengetahuan alam dan seberapa baik seseorang mengerti tata kerja dalam perkakas sederhana, mesin dan peralatan lainnya. (skore mekanik, verbal dan numerik tinggi disarankan untuk sekolah menengah kejuruan).
7. Kecepatan dan ketelitian klerikal : untuk mengetahui seberapa cepat dan teliti seseorang dapat menyelesaikan tugas – tugas : menulis, pelayanan pembukuan, administrasi yang diperlukan di kantor, laboratorium, perusahaan dagang, dimana pencatatan harus dilakukan, diatur dan disimpan.
8. Kemampuan Bahasa Indonesia : untuk mengetahui seberapa baik pengertian dan keterampilan seseorang mengenal ejaan yang betul dan salah dalam bahasa indonesia dan seberapa tinggi kosa kata, kepekaan dan kelancaran berbahasa seseorang dalam bahasa indonesia. (pekerjaan/jabatan yang banyak menutut pemaparan gagasan; protocol; guru; pramuniaga; pramugari; usahawan; wartawan).
9. Kemampuan Bahasa Asing : untuk mengetahui seberapa baik seseorang mempunyai kemampan mendengar, berbicara dan membuat penalaran analistis tentang bahasa asing.

Sumber: Modul BK XII SMAN 1 Purwantoro

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: